7 Tanda Bila Hubungan Asmara Menjadikan Anda Sengsara

Kali ini, kita akan kembali membahas seputar hubungan asmara. Lebih tepatnya, yang akan kita bahas kali ini, adalah apa saja tandanya, bila hubungan asmara yang saat ini Anda jalani, sebenarnya justru menyengsarakan Anda. Bukan membahagiakan Anda.

Terutama, kaitannya dengan pasangan yang terlalu cuek, alias acuh dan tidak peduli. Pasti sering Anda mendengar, bahwa cinta itu tidak bisa dipaksa. Bahwa cinta itu sebaiknya dibiarkan mengalir begitu saja. Ibarat air. Kita pun sebenarnya setuju dengan pernyataan ini. Cinta memang tidak semestinya dipaksakan, dan tidak semestinya dilebih-lebihkan.

Tetapi meskipun demikian, ya cinta tetap perlu diperjuangkan. Apalagi bila sudah berada di dalam suatu hubungan. Yang mana hubungan ini Anda jalin secara sukarela, atas dasar suka sama suka. Maka sudah sewajarnya antara kita dan pasangan, saling menjaga komitmen bersama.

Masalahnya, ketika pasangan kita terlalu tidak peduli, kita jadi tidak tahu lagi, apakah hubungan ini masih sehat atau tidak. Anda yang kebetulan punya pasangan terlampau cuek, pasti pernah merasakan seperti ini.

Apakah dia masih sayang? Apakah kita berbuat salah? Apakah ada masalah? Apakah hubungan ini masih ada? Dan apakah hubungan ini masih layak untuk dilanjutkan?

Ada beberapa tanda, yang menunjukkan bahwasannya hubungan Anda tidak bahagia. Bahwa dalam hubungan ini Anda berjuang seorang diri, sedangkan pasangan Anda terlampau cuek setengah mati. Apa saja?

Tanda yang pertama, Anda pernah mengirimkan screenshot percakapan Anda dengan pasangan Anda, kepada teman Anda, untuk dianalisa.

Penyebabnya, adalah karena Anda tidak yakin, dan atau tidak paham, apa yang diinginkan oleh pasangan. Tapi bukannya bertanya atau minta penjelasan kepada yang bersangkutan, pesan ini malah Anda screenshot, lalu Anda kirimkan pada teman Anda, dengan harapan semoga teman Anda ini, paham maksudnya dan bisa menjelaskannya pada Anda.


Baca Juga :


Ini bukanlah pertanda baik. Karena andaikata hubungan Anda sehat, mestinya Anda akan meminta kejelasan secara langsung kepada pasangan Anda. Bukannya malah bertanya pada orang lain, yang justru tidak ada sangkut pautnya dengan hubungan ini.
Tanda yang kedua, Anda terlalu sering mengawasi percakapan Anda dengan pasangan.

Sampai-sampai, Anda ingat dengan persis. Siapa yang terakhir kali mengirimkan chat. Siapa yang chat duluan. Berapa lama waktu yang dibutuhkan pasangan Anda untuk membalas pesan.

Hal-hal ini Anda ketahui secara persis, karena biasanya Andalah yang memulai percakapan tersebut. Selalu Anda. Tidak pernah dirinya. Pasangan Anda terlalu cuek, seperti sama sekali tidak berusaha. Seperti sama sekali tidak ada rasa.

Andaikata hubungan ini sehat, Anda tidak akan peduli, siapa yang chat duluan dan berapa lama chat tersebut ia balas. Tanda yang ketiga, Anda harus menyukai semua minat dan aktivitas pasangan Anda. Tetapi pasangan Anda, tidak pernah melakukan hal yang sama untuk Anda.

Tiap orang, pasti punya hobinya masing-masing. Anda punya hobi Anda, pasangan juga punya hobinya sendiri. Tetapi Anda cenderung antusias dengan hobi pasangan Anda tersebut, sedangkan pasangan Anda sama sekali tidak tertarik pada apa yang Anda minati.

Bahkan tidak jarang, Anda harus rela berpura-pura menyukai semua kegiatan dan hobinya, hanya agar dia lebih memperhatikan Anda. Padahal ini adalah sesuatu yang tidak perlu. Jangan pernah mengubah diri Anda, demi seseorang yang tidak memperjuangkan Anda sedikitpun.

Tanda keempat, Anda sering mengeluh pada teman, tentang sulitnya menghadapi pacar yang cuek. Semua orang, pasti pernah merasa jengkel pada pasangannya sendiri. Itu wajar. Tetapi dalam sebuah hubungan yang sehat, ketika Anda merasa terganggu dengan sikap pasangan Anda, maka Anda pasti akan mengungkapkannya secara langsung pada pasangan. Bukan malah pada teman Anda.

Jika kenyataannya Anda lebih sering mencurahkan isi hati kepada teman, dibanding kepada pasangan, mana ini tandanya hubungan Anda berdua tidak sehat.

Tanda kelima, Anda masih sering mengkhawatirkan sikap Anda sendiri, di hadapan pasangan Anda, secara berlebihan. Bila hubungan ini masih seumur jagung, masih di awal-awal, maka wajar sekiranya Anda masih merasa canggung, grogi, atau kuatir sikap Anda membuat pasangan ill feel. Kekhawatiran ini, lumrahnya akan hilang seiring berjalannya waktu, seiring makin nyamannya Anda dengan pasangan.

Akan tetapi, bila rasa khawatir ini tetap berlanjut, dan bahkan sampai membuat Anda merasa cemas, atau ingin mengubah diri Anda demi pasangan, maka tidak lagi bisa kita katakan wajar.

Itu tandanya Anda berusaha mati-matian, untuk meyakinkan diri Anda sendiri, bahwa pasangan Anda masih suka pada Anda. Jika selama ini Anda tidak pernah dicintai dan dihargai oleh pasangan Anda sendiri, maka tidak ada gunanya bagi Anda untuk tetap bertahan.

Tanda keenam, adalah selalu Anda, yang membuat rencana untuk menghabiskan waktu bersama. Tidak pernah si dia.
Anda pun jadi marah-marah, jadi kecewa, karena selama ini selalu Anda yang membuat rencana, dan memastikan rencana ini berjalan baik. Sedangkan pasangan Anda tidak pernah berbuat apa-apa. Andaikata dia benar-benar sayang, dia pasti akan berkontribusi. Entah itu dengan memberikan saran, mengajak makan malam, atau mengajak Anda menghabiskan waktu bersama.

Tanda ke-7, adalah Anda harus meyakinkan dia dulu, untuk menyukai teman-teman dan keluarga Anda. Padahal pasangan yang serius, pasti ingin mengenal teman dan keluarga Anda lebih dekat. Dia memang tidak harus, menyukai semua teman dan keluarga Anda, tetapi mestinya dia akan tetap antusias untuk mengenal orang-orang tersayang Anda.

Adalah tidak wajar, jika Anda sampai harus mengemis kepada pasangan, untuk mengenal keluarga atau kawan-kawan Anda.
Jika Anda sampai harus memohon untuk hal semacam ini, tandanya Anda sudah berusaha terlalu keras. Ini saatnya mundur, sebelum hati Anda tersakiti lebih jauh lagi.

Kurang lebihnya itulah 7 pertanda, bila hubungan dengan pasangan yang terlalu cuek ini, justru menyengsarakan Anda. Tentu saja saya berharap tidak satupun dari ketujuh pertanda ini akan pernah Anda alami. Tetapi kalaupun saat ini tengah Anda alami, doa saya agar selalu diberikan yang terbaik untuk Anda.