Belajarlah Mencintai Diri Sendiri

Bukan cuma sekali dua kali saya ditanya, tentang kenapa kita selalu putus cinta. Setiap kali menjalin hubungan, selalu berakhir dengan ditinggalkan. Setiap kali kita menaruh sayang, orang yang kita sayangi ini malah menyakiti kita.

Situasi semacam ini, bila terjadi berulang kali tanpa henti, lama kelamaan akan membuat kita berpikir. Apakah jangan-jangan kita tidak pantas dicintai? Kenapa setiap kali jatuh cinta selalu berakhir patah hati?

Percayalah, bahwa ini bukan berarti kita tidak pantas dicintai. Tetapi memang kitanya, yang seringkali tidak bisa mencintai diri sendiri.

Semua orang, pasti ingin dicintai. Sayangnya kita sering lupa, bahwa akan sulit bagi orang lain untuk bisa mencintai kita, bila kita tidak bisa mencintai diri kita sendiri. Seberapa besar Anda menghargai diri Anda sendiri, maka sebesar itulah orang akan menghargai Anda. Maka dari itu, bila ingin orang lain mencintai kita, mari kita mencintai diri sendiri juga.

Langkah pertama, untuk belajar mencintai diri sendiri, adalah dengan memenuhi segala kebutuhan kita dengan baik. Termasuk kebutuhan fisik, rohani, psikis, maupun mental.

Tidur cukup, olahraga cukup, makan teratur, beribadah, dan rekreasi juga. Lakukanlah hal-hal yang menjadikan Anda senang dan bahagia. Tidak perlu muluk-muluk, karena sesungguhnya kebahagiaan kita bisa muncul, dari hal-hal yang bersifat kecil.


Baca Juga :


Jalan-jalan, misalnya. Makan enak, misalnya. Berendam air hangat, mungkin. Atau menonton film yang Anda suka.

Kemudian yang kedua, mulailah menerima diri Anda. Jalinlah hubungan baik, dengan diri Anda sendiri. Ketika kita sudah memiliki pandangan yang baik, tentang kepribadian kita, maka ketika itulah rasa percaya diri akan mulai muncul.

Sadarilah bahwa Anda punya kelebihan, dan syukurilah itu. Kalaupun kita memiliki kekurangan, maka kekurangan ini pun adalah bagian dari diri kita. Yang sudah sewajarnya kita terima.
Manusia tidak ada yang sempurna. Justru ketidaksempurnaan inilah yang menyempurnakan kita.

Selain menerima diri sendiri, yang ketiga, kelilingilah diri Anda, dengan orang-orang yang positif. Orang-orang yang baik, serta sayang terhadap Anda. Berkumpullah dengan mereka yang sikapnay penuh cinta.

Jangan sekali-kali membuang waktu Anda, bersama orang yang pembawaan atau tabiatnya buruk. Anda malah akan terbawa suasana. Lebih baik milikilah teman atau kawan yang baik tabiatnya, serta siap mendukung Anda.

Terakhir, upayakanlah untuk mengurangi konsumsi berita negatif. Rasa ingin tahu kita, kadang membuat kita mencari macam-macam informasi, yang negative sifatnya. Kita jadi merasa seakan dunia ini penuh kebencian. Penuh keburukan dan kebusukan.

Padahal sebagaimana di dunia ini ada benci, cinta pun masih ada di mana-mana. Jangan biarkan Anda terpaku pada buruknya dunia. Lebih baik hindari berita-berita negative yang bisa memperburuk perasaan Anda.

Kalaupun ada waktu luang, jangan digunakan untuk mencari buruknya orang. Lebih baik gunakanlah untuk memperbaiki diri kita, dan menjadi manfaat bagi sesama. Dengan cara inilah kita bisa belajar, untuk lebih mencintai kita.

Dan ketika kita sudah berhasil, mencintai diri sendiri dengan sebaik-baiknya, maka selanjutnya akan lebih mudah bagi orang lain, untuk mencintai kita juga. Jadi jangan terpaku pada sakit hati Anda, jadikanlah pengalaman dan pelajaran yang berharga, semoga ke depannya kita lebih bijaksana.