Ini Tandanya Hubungan Anda Harus Diakhiri

Kali ini kita akan bahas soal hubungan asmara. Namanya menjalin hubungan, pastinya kita berharap selalu mulus tanpa hambatan. Tetapi kadang kenyataan tidaklah seindah itu.

Ada kalanya kita perlu tahu. Kapan harus berjuang, dan kapan harus berhenti. Itulah yang akan kita bahas kali ini. Kita akan bahas tentang apa saja tanda-tandanya, bila suatu hubungan harus berhenti kita perjuangkan.

Langsung saja, yang pertama, suatu hubungan sudah selayaknya diakhiri, bila tidak ada lagi rasa saling percaya. Karena inilah pondasinya sebuah hubungan. Sekalinya ada kebohongan, akan sulit bagi Anda untuk melanjutkan.

Yang kedua, Anda beruda sering bertengkar karena hal kecil. Memang benar, bahwa perselisihan itu wajar ada dalam sebuah hubungan. Tetapi bila untuk hal-hal kecil saja Anda berdua tidak bisa bersepakat, bisa jadi ini tandanya ada ketidakcocokan yang sulit dijembatani.
Yang ketiga, tidak ada keterbukaan antar pasangan. Anda lebih suka menyimpan perasaan Anda sendiri. Enggan berbagi ataupun bercerita. Padahal sudah sewajarnya pasangan adalah tempat kita berbagi rasa.


Baca Juga :


Yang keempat, Anda berdua juga sulit berdiskusi. Bolak-balik terjadi masalah, yang seharusnya akan mudah diselesaikan dengan sebuah pembicaraan. Tetapi setiap kali mencoba untuk membuka pembicaraan, yang ada justru Anda berdua malah berselisih secara tajam.

Yang kelima, adalah tandanya hubungan ini perlu diakhiri, bila Anda berdua memiliki perbedaan nilai dan prinsip hidup. Nilai-nilai dan prinsip hidup kita, sudah pasti akan dipengaruhi oleh latar belakang keluarga, adat budaya, serta keyakinan.

Perbedaan semacam ini bukanlah sesuatu yang mustahil untuk disesuaikan. Tetapi ada kalanya sudah diupayakan pun, ternyata tetap tidak bisa beriringan.

Kemudian tanda keenam, yang menunjukkan bahwa hubungan ini tidak lagi dapat diteruskan, adalah Anda tidak bisa membayangkan masa depan bersamanya. Padahal niat kita menjalin hubungan, tentu saja untuk jangka panjang. Kalau bisa, satu untuk selamanya.

Tetapi jika membayangkan hidup bersama saja tidak bisa, lalu mau bagaimana. Selanjutnya tanda ketujuh, Anda cenderung mengalami depresi. Bukannya bahagia, hubungan ini justru malah membebani hati dan pikiran Anda.

Yang kedelapan, pasangan Anda terlalu posesif. Ini adalah tandanya hubungan yang tidak sehat. Meskipun telah bersepakat dalam komitmen, Anda tetap berhak untuk berkawan. Berhak untuk memiliki teman dekat dan bersilaturahmi dengan keluarga, tanpa dicurigai oleh pasangan sendiri.

Yang kesembilan, pasangan melarang Anda bertemu dengan teman. Ini juga merupakan salah satu tanda hubungan yang tidak sehat. Anda seperti dengan sengaja dijauhkan dari teman-teman Anda sendiri. Bahkan kawan baik Anda pun dijelek-jelekkan oleh pasangan. Seakan ia hanya bersedia, jika seluruh dunia Anda berkisah tentangnya saja.

Kemudian yang terakhir, atau tanda kesepuluh, adalah pasangan melarang Anda melakukan hobi baru. Meskipun hobi itu positif. Pasangan cenderung tidak ingin Anda mengembangkan diri. Karena diam-diam ia keberatan Anda saingi.

Padahal hubungan bukanlah suatu persaingan. Hubungan adalah kerjasama. Bukan perlombaan. Namanya menghakhiri sebuah hubungan, memang tidak mudah. Apalagi bila hubungan ini sudah bertahun-tahun berjalan. Tetapi bila memang menyakitkan salah satu atau kedua belah pihak, lantas buat apa dipertahankan?

Daripada bertahan dalam sakit, lebih baik berpisah baik-baik. Kurang lebihnya, itulah tanda-tanda bila suatu hubungan sudah saatnya diakhiri. Semoga menjadikan pertimbangan tersendiri bagi Anda.