Mengapa Masih Teringat Dengan Mantan Yang Dulu?

Bahasan tema kali ini secara khusus akan diperuntukkan bagi Anda, yang entah mengapa, masih sering teringat pada mantan pasangan Anda.

Saya yakin banyak dari Anda yang kerap menanyakan pada diri sendiri, kok saya masih ingat dia terus ya? Kok bawaannya ingat mantan melulu? Ini pertanda apa, ini maksudnya bagaimana?

Nah, itulah yang akan kita bahas. Tepatnya, kita akan membahas mengapa seringkali, kita masih teringat pada mantan pasangan. Padahal hubungan yang dijalani sudah putus sama sekali. Sudah lama berlalu. Sudah lama tidak ada kontak sedikitpun. Bahkan sudah ada gantinya.

Setidaknya ada delapan alasan, mengapa orang masih saja teringat pada mantan pasangannya. Sehingga sering merasa gelisah, seakan ada sesuatu yang salah.

Rasa Sakit Hati

Alasan pertama, adalah karena masih ada rasa sakit hati. Terutama, bila kita adalah pihak yang diputuskan. Bukan pihak yang memutuskan. Sebagian besar orang di posisi ini masih menyimpan rasa kecewa dan tidak terima, terhadap keputusan orang yang pernah disayanginya.

Terlebih lagi, jika keputusan untuk berpisah itu, alasannya tidak jelas. Seakan dibuat-buat saja.

Keputusan Berpisah Terpaksa

Alasan kedua, adalah karena keputusan berpisah itu semata-mata diambil karena terpaksa. Karena keadaan yang tidak dapat dikendalikan. Sebenarnya antara Anda dan pasangan masih sama-sama sayang. Tetapi karena suatu hal, terpaksa harus berpisah.

Misalnya, karena beda keyakinan. Atau karena tidak direstui. Atau karena jauhnya jarak yang tidak dapat dimaklumi lagi.

Terlanjur Memberikan Segalanya

Alasan ketiga, adalah karena kita terlanjur memberikan segalanya. Sudah terlanjur banyak berkorban. Baik secara fisik maupun mental.

Dalam hal ini, bukan hanya rugi waktu. Tetapi juga materi. Uang. Perhatian. Yang semuanya tidak dapat diminta kembali.

Inilah yang menjadikan Anda kerap berandai-andai. Andaikata kita masih bersama. Andaikata kita tidak memutuskan untuk berpisah.

Mantan Memiliki Kelebihan Yang Tidak Dimiliki Pasangan Saat ini

Alasan keempat, adalah karena mantan pasangan Anda memiliki kelebihan yang tidak dimiliki pasangan Anda saat ini.

Alasan semacam ini, agak konyol sebenarnya. Karena tiap orang pasti punya kelebihan, dan pasti punya kekurangan. Sebagaimana Anda bisa menerima kelebihan pasangan Anda saat ini, harusnya Anda bisa juga menerima kekurangan dia. Tanpa perlu membandingkannya dengan pasangan Anda yang terdahulu.

Merasa Kesepian

Alasan kelima, adalah karena Anda merasa kesepian. Hal ini terjadi, manakala Anda sudah lama berpisah, tetapi belum mendapatkan gantinya.

Jadi sebenarnya Anda tidaklah kangen pada si mantan. Anda hanya kangen pada rasanya punya pasangan. Karena ketika saat ini tidak ada pundak bagi Anda untuk bersandar, tentu saja Anda akan membayangkan ketika sandaran itu masih ada.

Merasa Bosan

Alasan keenam, adalah karena Anda merasa bosan. Sehingga pikiran Anda melayang kemana-mana. Ingat mantan juga akhirnya.

Untuk mensiasati hal ini, maka ada baiknya Anda mencari banyak kesibukan. Terutama yang sifatnya membangun, dan bermanfaat. Entah itu berupa hobi atau usaha. Atau sekedar jalan-jalan dan berkenalan dengan orang baru.

Merasa Khawatir Jika Keputusan Berpisah Adalah Salah

Alasan ketujuh, adalah Anda merasa khawatir, jika ternyata keputusan Anda untuk berpisah dari mantan pasangan, adalah keputusan yang salah. Jangan-jangan, sebenarnya memang dialah yang terbaik untuk Anda. Tetapi Anda tidak pernah menyadarinya.

Pemikiran seperti ini justru aneh. Karena jika dia adalah yang terbaik untuk Anda, maka dari awal, Anda tidak akan pernah disakitinya.

Bertemu Dengan Mantan

Alasan terakhir, atau yang ke delapan, adalah karena Anda bertemu kembali dengan mantan. Entah karena sengaja ataupun tidak. Pertemuan ini lantas memicu kembali semua ingatan, semua kenangan masa lalu, yang rasanya manis-manis pahit itu.

Apalagi, kalau mantan pasangan Anda tersebut, saat ini juga masih sendiri. Atau kebetulan sedang sendiri, alias tidak berpasangan lagi.

Apapun alasannya, yang manapun penyebab ingatan Anda terhadap mantan, tetaplah berpikiran jernih.

Ingatlah bahwa Anda sudah pernah membuat keputusan. Sudah pernah dihadapkan pada masa yang tidak menyenangkan.

Hubungan Anda itu, putus karena suatu alasan. Ada penyebabnya, tidak lantas pudar begitu saja. Jika Anda terus-menerus berandai-andai dan berangan-angan, lantas kapan Anda bisa bahagia? Kapan Anda bisa menemukan pribadi lain yang jauh lebih baik untuk Anda?

Karena yang namanya kembali pada mantan itu, ya ibaratnya seperti mengulang kesalahan yang sama dua kali. Sudah pernah dijalani, sudah jelas tidak berhasil, atau bahkan sudah jelas menyakitkan, tapi tetap dilakukan lagi. Dengan sukarela. Sadar sepenuhnya. Itu kan tidak bijak.

Saran saya, setidaknya banyak-banyaknya beraktifitas di luaran. Carilah kesibukan. Dekatkan diri kepada keluarga dan teman-teman. Dengan begitu sedikit banyak Anda akan belajar bahwa cinta itu banyak bentuknya. Tidak harus berupa asmara. Dan tidak harus dengan satu orang itu selamanya.

Demikian dari saya, semoga bahasan kali ini bisa memberikan sedikit pencerahan. Saya doakan semoga mulai sekarang, Anda lebih beruntung di ranah asmara. Cukup sekian dari saya, terima kasih