Tak Perlu Sedih, Begini Cara Bahagia Tanpa Pasangan

Bahasan kali ini, akan lebih cocok untuk Anda yang berstatus lajang. Karena kita akan membahas tentang bagaimana caranya bahagia tanpa pasangan.

Ketika berstatus lajang, Anda pasti sering sekali mendapatkan pertanyaan, ejekan, atau bahkan tekanan, seputar status lajang Anda. Padahal hidup ini Anda yang menjalani, dan status berpasangan bukanlah satu-satunya hal, yang bisa menjadikan orang hidup bahagia di dunia.

Yang sudah menikah tapi setiap hari menderita, ada. Yang tidak pernah menikah tapi bahagia, juga ada. Jadi sebenarnya Anda tidak perlu, mengukur kebahagiaan Anda sendiri, berdasarkan hidup orang lain.

Bisakah kita hidup bahagia tanpa pasangan? Ya jelas bisa. Caranya bagaimana?

Yang pertama, hilangkan dulu rasa iri. Hanya karena orang lain berbahagia dengan pasangannya, bukan berarti Anda harus seperti itu juga. Bukan berarti Anda harus menginginkan hal yang sama.

Rasa iri karena melihat orang lain berpasangan, hanya akan membuat diri Anda uring-uringan. Membuat Anda tergesa-gesa mencari pendamping, dan malah mendapatkan pasangan yang kurang baik.

Kemudian yang kedua, mulailah menekuni hobi Anda. Kalau seumur hidup belum pernah punya hobi, maka inilah saatnya Anda membangun hobi baru. Karena banyak, orang yang ketika ditanya hobinya apa, hanya bilang mendengarkan musik atau membaca. Tapi ketika ditanya buku terakhir yang dibacanya apa, tidak bisa menjawab.

Karena sebenarnya hobi dia memang bukan membaca. Ini hanya sekedar jawaban generik yang dia berikan, karena sesungguhnya dia tidak ada hobi.

Yang ketiga, ini saatnya mengejar cita-cita Anda. Karena salah satu yang paling membahagiakan kita, adalah tercapainya cita-cita.
Mereka yang belum atau tidak berpasangan, pasti akan punya lebih banyak waktu untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginannya. Jadi coba tanyakan kepada diri Anda sendiri dulu, apa yang saat ini yang paling ingin Anda wujudkan?

Lalu yang keempat, manjakanlah diri Anda. Habiskan waktu Anda untuk diri sendiri. Lakukan apa yang membuat Anda senang. Liburan, misalnya. Atau berbelanja.


Baca Juga :


Orang sering salah kaprah, mengira bahwa tujuan utama kita memiliki pasangan, adalah agar ada yang membahagiakan kita. Padahal tidak seperti itu. Kita tidak bisa menuntut orang lain, untuk membuat diri kita bahagia. Dalam konteks hubungan rumah tangga, kebahagiaan ini mestinya dicapai sama-sama.

Itulah mengapa banyak suami dan istri mengeluh, mengatakan bahwa pasangannya tidak pernah membuat dia bahagia. Kemudian menyesal. Padahal dengan atau tanpa pasangan, kebahagiaan ini adalah sesuatu yang perlu kita perjuangkan.

Banyak orang kecewa. Pikirnya setelah menikah, dirinya akan dibahagiakan. Padahal kebahagiaan Anda bukanlah kewajiban orang lain. Tetapi merupakan hak Anda sendiri. Jangan menunggu dilayani, jangan menunggu orang lain memberikan kebahagiaan ini untuk Anda. Carilah sendiri.

Karena memang ada kalanya, hanya kita sendirilah yang tahu, bagaimana membuat diri kita bahagia.
Yang kelima, luangkanlah waktu dengan keluarga. Nantinya Anda akan sadar, bahwa keluarga adalah pihak paling setia, yang akan selalu menemani perjalanan hidup Anda.

Yang keenam, luangkan juga waktu untuk teman dan sahabat Anda.

Yang ketujuh, tidak ada salahnya juga bagi Anda untuk terlibat dalam kegiatan sosial. Hitung-hitung bisa menjadikan diri kita lebih bermanfaat bagi orang lain.

Dan yang terakhir, atau yang kedelapan, pahamilah bahwa perjalanan hidup orang memang tidak selalu sama. Tidak ada habisnya jika Anda terus terusan membandingkan hidup Anda, dengan hidup orang lain. Hidup ini bukanlah perlombaan. Jadi tidak apa, bila sengaja Anda jalani pelan-pelan.

Orang sering bilang, rumput tetangga selalu nampak lebih hijau. Sedangkan orang Jawa bilang, wang sinawang. Apa yang Anda lihat dari kehidupan orang lain, mungkin akan menjadikan Anda iri. Tapi percayalah, tidak mungkin seindah itu pada kenyataannya.

Karena hidup ini adalah sebuah perjalanan. Bagi siapapun itu. Tidak mungkin mulus terus tanpa hambatan. Maka lebih baik kita lalui dengan tenang, di jalur yang kita tentukan.

Bagaimana? Sudah siap bahagia? Jika sudah, maka ini saatnya Anda mulai untuk membahagiakan diri Anda. Dari sini selalu saya doakan yang terbaik untuk Anda.

1 thought on “Tak Perlu Sedih, Begini Cara Bahagia Tanpa Pasangan”

Comments are closed.