Tips Menghadapi Suami Yang Sedang Marah Besar | Tips Rumah Tangga

Khusus bagi Anda para istri, kali ini akan saya bagikan tips untuk menghadapi suami yang sedang marah. Agar segera reda emosinya, dan tidak semakin meluap-luap.

Sebelum itu, saya ucapkan salam rahayu. Kembali lagi dengan saya, Dewi Sundari. Terima kasih telah berkunjung ke channel youtube saya ini, dan semoga apa yang setelah ini saya sampaikan, bisa bermanfaat untuk Anda.

Namanya berumah tangga, hampir tidak mungkin rasanya menghindari pertengkaran. Tidak mungkin rumah tangga itu selalu berjalan mulus tanpa ganjalan. Tanpa argumen.

Tidak mungkin juga kita hidup berdua, tanpa pernah berbuat salah. Pada saat kita berbuat salah inilah, ada kalanya suami akan naik pitam. Nah, apa yang harus kita lakukan, ketika suami sedang emosi?

1. Pahami Perasaan Suami

Pertama, pahamilah dulu perasaan suami Anda. Mengapa ia marah, apa yang ia keluhkan. Jangan malah membandingi kemarahannya dengan keluhan Anda sendiri. Berikan suami waktu yang cukup untuk beristirahat dan menenangkan diri.

2. Jalin Komunikasi Yang Baik

Kalau suami sedang marah, ya Anda jangan ikut marah. Meskipun mungkin ada kalanya Anda berdua sama-sama punya masalah. Bila nada bicara suami sudah mulai naik, Anda mengalah saja dulu.

Baru jika suami meminta pendapat Anda, berilah jawaban dengan tenang tanpa menyinggung perasaannya. Setelah itu diskusikan berdua, komunikasikan masalah yang Anda hadapi ini dengan kepala dingin.

3. Segera Minta Maaf

Ketiga, segeralah meminta maaf, jika memang kita berada di posisi yang salah. Tidak perlu gengsi. Tidak perlu malu. Masa iya, meminta maaf pada suami sendiri saja harus maju mundur segala?

Tentu saja, selain meminta maaf, Anda perlu berjanji untuk tidak akan pernah mengulangi kesalahan lain yang serupa.

4. Berbicara Dengan Nada Halus

Tips keempat, berbicaralah dengan nada halus. Jangan ikut memakai nada tinggi, ketika suami sedang meninggi juga bicaranya. Bila Anda berbicara dengan lebih halus, maka akan muncul kesan bahwa Anda masih sangat menghargai suami.

5. Rayu Dengan Senyuman Anda

Tips kelima, rayulah ia dengan senyuman. Pasang wajah ceria Anda, bawakan makanan atau minuman yang ia suka. Sebagai seorang istri, Anda pasti tahu apa yang menjadi kesukaan suami Anda. Misalnya kopi, buah segar, atau tawari pijat bila perlu.

6. Ajak Duduk dan Berwudhu

Cara keenam, ajaklah duduk dan berwudhu, bila Anda pasangan muslim. Karena bagaimanapun, marah itu sifatnya setan, dan setan tercipta dari api. Api akan lebih mudah dipadamkan dengan air. Dalam hal ini, air wudhu.

7. Beri Pelukan dan Ciuman

Tips ketujuh, peluk cium suami Anda. Cara ini tentu saja baru bisa dilakukan setelah amarah suami mulai mereda.

Dan setelah suami memaafkan Anda, jangan lupa ucapkan terima kasih. Ingatlah, bahwa di dalam mengaruhi kehidupan rumah tangga ini, posisi Anda selayaknya sahabat. Atau partner. Rekan hidup. Ketika satu marah, satu perlu mengalah. Demikian juga sebaliknya.

Masing-masing dari kita harus memiliki komitmen, untuk tetap bertahan di sisi pasangan, di saat-saat paling buruknya sekalipun. Dengan begitu bisa kita harapkan rumah tangga yang lebih harmonis.

Nah, itulah tadi cara-cara yang dapat saya bagikan, seputar bagaimana bersikap manakala suami sedang emosi. Semoga bahasan ini menjadikan pengetahuan yang bermanfaat bagi Anda.